-->

Warga Pertanyakan Pekerjaan Parit Beton di Kampong Siompin

REDAKSI
SINGKILTERKINI.NET, ACEH SINGKIL- Akhir-akhir masyarakat sempat di buat bingung atas kinerja oknum mantan Pj Kepala Kampong Siompin, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil tahun 2019. Pasalnya, ada beberapa hal yang mencuri perhatian masayarakat Kampong Siompin.

Salah satunya, pada pelaksanaan pekerjaan Parit Beton di Dusun II atau tepatnya arah jalan pintas menuju ke Dusun dan/atau yang biasa disebut jalan menuju ke Rambung Padang, belum terlaksana sepenuhya. Padahal pekerjaan tersebut di danai oleh Anggaran Dana Desa tahun anggaran 2019.

"Ada yang aneh dengan pada masa kepemimpinan oknum Pj Kepala Kampong Siompin periode 2019, karena sampai saat ini pekerjaan parit beton lebih kurang 300 meter kiri dan kanan belum diselesaikan sepenuhnya," kata Salah seorang earga Kampong Siompin, Abdul Dawi, kepada Singkilterkini.net, Sabtu (14/3/2020).

Abdul Dawi yang juga selaku mahasiswa di salah satu universitas di Aceh sangat mempertanyakan terhadap kinerja mantan oknum pj Kepala Kampong Siompin Tahun 2019 yang belum menyelesaikan sepenuhnya pekerjaan Parit Beton.

"Saat kami cek kelokasi, yang didapati hanya beberapa meter saja, yang baru selesai dilakukan pengecoran, sedangkan sisanya hanya sebatas bekas paret galian tanah biasa," ujarnya.

Terkait hal ini, kata Dia, menjadi tanda tanya besar dikalangan masyarakat, kenapa hal itu terjadi padahal pekerjaan tersebut termasuk salah sat program pembangunan desa tahun 2019. Apalagi, sambungnya, saat ini sudah memasuki pertengahan Maret 2020. Namun, pekerjaan tersebut tidak kunjung juga terealisasi sepenuhnya.

Abdul Dawi juga menanyakan dimana sebenarnya fungsi pengawasan kepemimpinannya selama ini. "Kenapa pembangunan belum terlaksana juga. Bukankah anggaranya sudah keluar semua," tanyanya.

Kendatipun demikian, Ia berharap demi menghindari prasangka yang tidak sehat, agar aparat penegak hukum di Kabupaten Aceh Singkil untuk dapat berkenan membantu masyarakat dalam mengungkap alasan belum teselesaikannya pekerjaan dimaksud sehingga tidak adanya kesimpang siuran cerita dikalangan masyarakat. (**)
Komentar Anda

Terimakasih Atas Kunjungannya, Silahkan berkomentar dengan bijak, Komentar Spam dan/atau berisi link aktif tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Berita Terkini